Showing posts with label Makalah. Show all posts
Showing posts with label Makalah. Show all posts

Friday, 17 December 2021

10 Manfaat Air Kelapa Muda dan Cara Mengonsumsi yang Tepat

Apa saja manfaat air kelapa muda?

     Kelapa adalah salah satu buah yang sangat banyak manfaatnya, mulai dari makanan hingga kosmetik. Kelapa berbeda dari buah-buahan lain karena endosperma mereka mengandung sejumlah besar cairan bening, disebut santan dan ketika belum matang, dapat dipanen untuk diminum sebagai air kelapa.



     Memang benar sejak zaman dahulu air kelapa muda menjadi alternatif pengobatan, air kelapa muda memiliki berbagai khasiat karena memang tersusun dari kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Air kelapa muda banyak di minum saat cuaca panas atau sedang tidak enak badan, karena itulah air kelapa muda cocok dikonsumsi saat sedang beraktivitas berat dan banyak berkeringat. Selain itu air kelapa muda juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, berikut adalah beberapa manfaat dari air kelapa muda : 




1. Menetralisir racun di tubuh
     Manfaat air kelapa muda selanjutnya adalah dapat menetralisir racun di dalam tubuh. Kandungan gizi di dalam air kelapa turut memiliki manfaat terhadap kelangsungan kerja organ-organ di dalam tubuh. Terbukti, air kelapa adalah sumber utama dari arginin, yaitu asam amino yang dapat membantu mengatasi stres tubuh saat Anda berolahraga. Pada dasarnya, asam amino juga membantu pembentukan protein sehingga bermanfaat untuk regenerasi sel-sel pada organ tubuh. Sementara itu, kandungan enzim yang ada di dalam air kelapa juga membantu sistem pencernaan dan metabolisme tubuh. Enzim yang bekerja untuk mendukung khasiat air kelapa ini adalah asam fosfatase, katalase, dehidrogenase, diastase, peroksidase, RNA-polimerase, dan lainnya. 

2. Mengatasi keluhan pencernaan
     Manfaat air kelapa muda untuk kesehatan yang pertama adalah mengatasi berbagai keluhan pencernaan. Air kelapa diklaim mampu menjadi obat untuk semua penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Biasanya, air kelapa digunakan untuk mengobati diare, gangguan pencernaan, konstipasi, cacingan, infeksi kandung kemih, dan gangguan ginjal.

3. Menghilangkan dehidrasi 
     Air kelapa muda memiliki banyak kesamaan dengan cairan yang berada di dalam tubuh kamu. Selain itu kandungan elektrolit dalam air kelapa muda sangatlah tinggi. Manfaat air kelapa muda yang memiliki kandungan elektrolit yang sangat tinggi dapat menggantikan cairan yang hilang di dalam tubuh ketika sedang beraktivitas. Air kelapa merupakan minuman isotonik alami yang memberi banyak manfaat seperti minuman olahraga yang telah diformulasi. Kandungan elektrolit dalam air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang saat olahraga. Air kelapa juga kerap digunakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mengatasi dehidrasi ringan. Meski demikian, Anda tetap dianjurkan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas setiap harinya untuk mencegah dehidrasi.

4. Menurunkan berat badan
     Manfaat air kelapa muda juga dipengaruhi oleh kandungan lemak, kadar gula, dan kalori yang sangat rendah. Menggunakan air kelapa muda sebagai obat penurun berat badan tidak menimbulkan efek samping.




5. Memperlambat penuaan
     Khasiat air kelapa bagi kecantikan adalah dapat membuat kulit lebih halus dan terlihat lebih muda. Kandungan sitokinin, salah satu hormon pertumbuhan, dalam air kelapa berfungsi untuk mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan penuaan sel. kandungan sitokinin pada air kelapa mempunyai efek anti-penuaan, anti-karsinogenik, dan anti-trombotik (anti pembekuan darah).

6. Mengatur tekanan darah dan kolesterol
     Kandungan kalium yang tinggi dan natrium yang rendah dalam air kelapa dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Manfaat air kelapa diduga baik untuk menurunkan dan mengontrol tekanan darah. Hal ini karena air kelapa memiliki kandungan kalium yang terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi. Meski demikian, manfaat air kelapa untuk menurunkan tekanan darah ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Minum air kelapa bagus untuk kesehatan jantung, lantaran dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mengurangi risiko serangan jantung serta stroke. Hal ini dikarenakan kandungan kalium yang tinggi dan natrium yang rendah dalam air kelapa. Natrium mampu menurunkan kadar gula darah pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

7. Mencegah penyakit batu ginjal
     Sebuah studi menyebutkan bahwa air kelapa dapat mencegah penumpukan kristal yang menempel pada ginjal dan bagian lain dari saluran kemih. Hal ini menjadikan air kelapa diyakini efektif untuk mencegah batu ginjal. Minum banyak air sangat baik untuk kesehatan ginjal. Jika air putih cukup mendukung fungsi ginjal, minum air kelapa ternyata lebih bermanfaat.

8. Menghalau radikal bebas
    Selama proses metabolisme, tubuh juga menghasilkan sel-sel berbahaya seperti radikal bebas. Produksi sel ini bisa meningkat saat tubuh sedang stres atau sakit. Saat terlalu banyak kandungan radikal bebas, tubuh akan mencapai kondisi stres oksidatif yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel sehat.

9. Menggantikan cairan tubuh yang hilang
     Air kelapa merupakan minuman isotonik alami yang memberi banyak manfaat seperti minuman olahraga yang telah diformulasi. Kandungan elektrolit dalam air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang saat olahraga.

10. Menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung
     Air kelapa dipercaya memiliki efek yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, sehingga dapat mengurangi penumpukan lemak yang menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung dan serangan jantung.




Bagaiamana cara mengonsumsi air kelapa muda yang tepat?

     Agar mendapatkan manfaat yang baik dalam mengonsumsi air kelapa muda sebaiknya yang diperoleh langsung dari buah kelapa serta tidak disarankan menambahkan gula atau pemanis buatan saat mengonsumsinya. Jika Anda mengonsumsi air kelapa kemasan, pastikan kemasan tidak rusak dan perhatikan kembali kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Kebanyakan air kelapa kemasan sudah tidak lagi murni dan diberi perasa atau gula tambahan. Jika dikonsumsi secara berlebihan, tentu tidak baik bagi kesehatan. Anda bisa menyimpan air kelapa kemasan di dalam kulkas agar tetap terjaga kesegarannya. Namun, bila sudah dibuka, segera habiskan air kelapa kemasan tersebut setidaknya dalam waktu 24 jam. Apabila Anda mengalami keluhan setelah mengonsumsi air kelapa, seperti mual, muntah, sakit perut, atau diare, konsultasikan keluhan Anda ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan.

    Itulah beberapa manfaat  dan cara mengonsumsi air kelapa muda. Tubuh jauh lebih segar setelah minum air kelapa, kandungan elektrolit di dalamnya mampu menggantikan elektrolit yang hilang ketika beraktivitas. Air kelapa dibentuk dari proses alami dalam buah kelapa sehingga lebih sehat untuk diminum dibandingkan minuman kemasan yang diformulasi. Air kelapa dapat Anda jadikan alternatif minuman yang menyehatkan tubuh. Air kelapa kerap menjadi pilihan minuman yang dikonsumsi saat cuaca panas untuk melepas dahaga. Selain rasanya yang menyegarkan, air kelapa juga memiliki beragam manfaat yang baik untuk kesehatan.

Sunday, 5 December 2021

Memahami Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Apa itu penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) ?

     Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kelainan ketika makanan yang telah masuk ke dalam lambung, kembali naik ke arah esofagus (refluks), sehingga mengakibatkan rasa terbakar di dada atau ulu hati. Penyakit Refluks Gastro Esofagus (PRGE) atau yang lebih dikenal dengan nama Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD) yaitu kondisi yang terjadi bila aliran balik isi lambung ke esofagus memberikan keluhan dan mengganggu kualitas hidup seseorang.

Gambar 1. Penyakit GERD
Sumber : radioedukasi.kemendikbud.go.id

     GERD dapat didefinisikan sebagai gangguan ketika isi lambung mengalami refluks secara berulang ke dalam esofagus sehingga muncul gejala dan/atau komplikasi yang mengganggu. Menurut Vakil, et al. (2006) menyatakan dalam studinya bahwa menurut definisi Montreal tahun 2006 GERD adalah suatu kondisi yang berkembang ketika komposisi dari refluks lambung mengakibatkan gejala-gejala dan/atau komplikasi. Percobaan-percobaan klinis menggunakan proton pump inhibitor (PPI) menunjukkan bahwa obat kelompok ini dapat meredakan gejala-gejala dispepsia yang tidak disebabkan oleh refluks asam lambung seperti pada pasien GERD. Hal ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan GERD dan gejala dispepsia merupakan manifestasi dari sebuah patofisiologi yang sama. Gejala GERD memang seringkali disertai dengan gejala-gejala yang mirip dengan dispepsia. Gejala-gejala yang dimaksud adalah rasa mual, muntah, rasa kenyang dini, kembung, dan bersendawa, di mana gejala-gejala tersebut menambah rasa tidak nyaman pada penderita. Pengelompokkan ke dalam penyakit GERD awalnya adalah berdasarkan dari gejala dispepsia fungsional yang dikeluhkan pasien pada masa itu. Konsensus Roma III menyatakan bahwa penderita gejala dispepsia fungsional yang mengalami refluks dan terdapat rasa panas di belakang dada yang sangat, dapat dikelompokkan ke dalam penyakit GERD.




     Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan suatu keadaan melemahnya Lower Esophageal Sphincter (LES) yang mengakibatkan terjadinya refluks cairan asam lambung ke dalam esofagus. Prevalensi GERD menurut Map of Digestive Disorders & Diseases tahun 2008 di Amerika Serikat, United Kingdom, Australia, Cina, Jepang, Malaysia, dan Singapura adalah 15%, 21%, 10,4%, 7,28%, 6,60%, 38,8%, dan 1,6%.4 Belum ada data mengenai GERD di Indonesia, namun keluhan serupa GERD cukup banyak ditemukan dalam praktik sehari-hari. Salah satu masalah bagi setiap tenaga kesehatan di pusat pelayanan kesehatan primer adalah menegakkan diagnosis dan menentukan terapi GERD dengan keterbatasan alat penunjang diagnostik.
     Definisi GERD menurut Konsensus Nasional Penatalaksanaan Penyakit Refluks Gastroesofageal di Indonesia tahun 2013 adalah suatu gangguan berupa isi lambung mengalami refluks berulang ke dalam esofagus, menyebabkan gejala dan/atau komplikasi yang mengganggu. GERD adalah suatu keadaan patologis akibat refluks kandungan lambung ke dalam esofagus dengan berbagai gejala akibat keterlibatan esofagus, faring, laring dan saluran napas. Sedangkan menurut American College of Gastroenterology Gastroenterology, GERD is a physical condition in which acid from the stomach flows backward up into the esofagus. Jadi, GERD adalah suatu keadaan patologis di mana cairan asam lambung mengalami refluks sehingga masuk ke dalam esofagus dan menyebabkan gejala. GERD terjadi akibat adanya ketidakseimbangan antara faktor ofensif dan defensif dari sistem pertahanan esofagus dan bahan refluksat lambung, yang termasuk faktor defensif sistem pertahanan esofagus adalah Lower Esophageal Sphincter (LES), mekanisme bersihan esofagus, dan epitel esophagus. Pada GERD, fungsi LES terganggu dan menyebabkan terjadinya aliran retrograde dari lambung ke esofagus. Terganggunya fungsi LES pada GERD disebabkan oleh turunnya tekanan LES akibat penggunaan obat-obatan, makanan, faktor hormonal, atau kelainan struktural. 
     Berdasarkan lokalisasi gejalanya, GERD dibagi menjadi dua, yaitu sindrom esofageal dan esktraesofageal. Sindrom esofageal merupakan refluks esofageal yang disertai dengan atau tanpa adanya lesi struktural. Gejala klinis sindrom esofageal tanpa lesi struktural berupa heartburn dan regurgitasi, serta nyeri dada non-kardiak. Sedangkan pada sindrom esofageal disertai lesi struktural, berupa refluks esofagitis, striktur refluks, Barret’s esophagus, adenokarsinoma esofagus. Sindrom ekstraesofageal biasanya terjadi akibat refluks gastroesofageal jangka panjang.




Bagaimana Tanda dan Gejala Gastroesophagel Reflux Disease (GERD) ?

     Tanda dan gejala khas GERD adalah regurgitasi dan hearburn. Regurgitasi merupakan suatu keadaan refluks yang terjadi sesaat setelah makan, ditandai rasa asam dan pahit di lidah. Heartburn adalah suatu rasa terbakar di daerah epigastrium yang dapat disertai nyeri dan pedih. Dalam bahasa awam, heartburn sering dikenal dengan istilah rasa panas di ulu hati yang terasa hingga ke daerah dada. Kedua gejala ini umumnya dirasakan saat setelah makan atau saat berbaring. 
Gejala lain GERD adalah kembung, mual, cepat kenyang, bersendawa, hipersalivasi, disfagia hingga odinofagia. Disfagia umumnya akibat striktur atau keganasan Barrett’s esophagus. Sedangkan odinofagia atau rasa sakit saat menelan umumnya akibat ulserasi berat atau pada kasus infeksi. Nyeri dada non-kardiak, batuk kronik, asma, dan laringitis merupakan gejala ekstraesofageal penderita GERD


Bagaimana Cara Pengobatan Penyakit Gastroesophagel Reflux Disease (GERD)?

1. Uji terapi PPI
Uji terapi PPI merupakan suatu terapi empirik dengan memberikan PPI dosis ganda selama 1-2 minggu tanpa pemeriksaan endoskopi sebelumnya. Indikasi uji terapi PPI adalah penderita dengan gejala klasik GERD tanpa tanda-tanda alarm. Tanda-tanda alarm meliputi usia >55 tahun, disfagia, odinofasia, anemia defisiensi besi, BB turun, dan adanya perdarahan (melena/ hematemesis). Apabila gejala membaik selama penggunaan dan memburuk kembali setelah pengobatan dihentikan, maka diagnosis GERD dapat ditegakkan. Tatalaksana Tujuan pengobatan GERD adalah untuk mengatasi gejala, memperbaiki kerusakan mukosa, mencegah kekambuhan, dan mencegah komplikasi. Berdasarkan Guidelines for the Diagnosis and Management of Gastroesophageal Reflux Disease tahun 1995 dan revisi tahun 2013, terapi GERD dapat dilakukan dengan:
  • Treatment Guideline I: Lifestyle Modification 
  • Treatment Guideline II: Patient Directed Therapy 
  • Treatment Guideline III: Acid Suppression 
  • Treatment Guideline IV: Promotility Therapy 
  • Treatment Guideline V: Maintenance Therapy 
  • Treatment Guideline VI: Surgery Therapy 
  • Treatment Guideline VII: Refractory GERD



2. Terapi Medikamentosa 
     Treapi Medikamentosa merupakan terapi menggunakan obat-obatan. PPI merupakan salah satu obat untuk terapi GERD yang memiliki keefektifan serupa dengan terapi pembedahan. Jika dibandingkan dengan obat lain, PPI terbukti paling efektif mengatasi gejala serta menyembuhkan lesi esofagitis,Yang termasuk obat-obat golongan PPI adalah omeprazole 20 mg, pantoprazole 40 mg, lansoprazole 30 mg, esomeprazole 40 mg, dan rabeprazole 20 mg. PPI dosis tunggal umumnya diberikan pada pagi hari sebelum makan pagi. Sedangkan dosis ganda diberikan pagi hari sebelum makan pagi dan malam hari sebelum makan malam.


Bagaimana Diet Penyakit Disertai Interaksi Obat dan Makanan Pada Penyakit?

1. Diet Penyakit Gastroesophagel Reflux Disease (GERD)
     Secara garis besar, di pusat pelayanan kesehatan primer berdasarkan Guidelines for the Diagnosis and Management of Gastroesophageal Reflux Disease adalah dengan melakukan modifikasi gaya hidup dan terapi medikamentosa GERD. Modifikasi gaya hidup, merupakan pengaturan pola hidup yang  dapat dilakukan dengan:
  • Menurunkan berat badan bila penderita obesitas atau menjaga berat badan sesuai dengan IMT ideal 
  • Meninggikan kepala ± 15-20 cm/ menjaga kepala agar tetap elevasi saat posisi berbaring 
  • Makan malam paling lambat 2 – 3 jam sebelum tidur 
  • Menghindari makanan yang dapat merangsang GERD seperti cokelat, minuman mengandung kafein, alkohol, dan makanan berlemak, asam serta makanan pedas.



2. Interaksi obat dan makanan pada penyakit Gastroesophagel Reflux Disease (GERD)
     Beberapa jenis makanan tertentu beresiko memicu GERD. Misalnya makanan pedas yang berlebihan  akan merangsang lambung untuk berkontraksi dan kandungan  cabai dapai menghilangkan sel epitel pada lapisan mukosa. Sedangakan konsumsi makanan asam dapat merangsang produksi asam lambung. Beberapa jenis obat-obatan seperti sedatif, penenang, anidepresan, calcium channel blockers mengganggu kerja otot kerongkongan bawah. Sedangkan obat-obatan sejenis antibiotika dan anti-inflamasi nonsteroid dapat meningkatkan peradangan  pada esophagus.

Saturday, 4 December 2021

Makanan Sehat Untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Makanan Sehat Untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Gambar 1. Asupan untuk bayi

     Anak merupakan generasi penerus dan merupakan tumpuan masa depan bagi bangsa dan negara. Dengan digalakkannya sumber daya manusia saat ini, maka anak pun merupakan salah satu sasaran dari 8DM. Agar anak dapat tumbuh dan kembang dengan normal, maka peranan gizi sangatlah diperlukan dan harus diperhatikan. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, seperti karbohidrat sebagai sumber energi (tenaga), protein sebagai zat pembangun dan vitamin/mineral sebagai zat pengatur. akan membantu mencegah terjadinya penyakit. yang berakibat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Susunan gizi yang tepat akan memacu pertumbuhan dan perkembangan, makanan yang baik adalah makanan yang disesuaikan dengan tingkat umur dan jenis aktivitasnya. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi, maka diharapkan unsur pemeliharaan, pertumbuhan, perbaikan tubuh yang rusak/aus atau hilang, reproduksi" kerja fisik dan Spesific Dynamic Action (SDM) akan baik pula.
     Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas akan berhasil apabiJa pertumbuhan dan perkembangan yang optimal sudah dimulai sedini mungkin, yai tu sejak janin berada dalam kandungan sampai menjadi manusia dewasa. Salah satu sasaran terpenting SDM adalah anak karena anak merupakan tumpuan masa depan bangsa dan negara. Hal ini mudah dipahami dan cukup beralasan karena pembangunan manusia di masa depan adalah pembangunan bagi anak sekarang ini. Untuk mampu berfungsi sebagai generasi penerus di masa depan, anak harus disiapkan sebaik-baiknya. Gizi merupakan sahih satu faktor yang mutlak diperlukan dalam proses tumbuh kembang fisik, sistem saraf dan otak, serta tingkat intelektualitas dan kecerdasan manusia. Produktivitas bayi berbeda dengan produktivitas kelompok umur yang lain. 
     Pemenuhan kebutuhan gizi (nutrien) merupakan faktor utama untuk mencapai hasil tumbuh kembang agar sesuai dengan potensial genetiknya. Agar semua organ tubuh tumbuh dan berkembang, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa tumbuh/kembang bayi berlangsung dalam tiga tingkatan yang ineliputi sel, organ dan tubuh terjadi dalam tiga tahapan, yaitu peningkatan jumlah sel (hiperplasia), peningkatan jumlah dan berat sel (hiperlasia dan hipertropi) dan selanjutnya peningkatan besar dan kematangan sel (hipertropi). Otak mengalami pertumbuhan yang pesat dalam kandungan. Bahkan, pembentukan awal otak janin dapat menentukan pertumbuhan dan perkembangan otak anak selanjutnya. Untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak bayi dalam kandungan, tentu Anda membutuhkan banyak nutrisi. Oleh karena itu, saat hamil sebaiknya Anda memperbanyak konsumsi berbagai jenis makanan berikut ini untuk mendorong perkembangan otak bayi dalam kandungan.




1. Ikan
     Banyak mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh makan ikan karena nanti anaknya bisa bau amis. Sebagian besar dari Anda mungkin sudah tidak memercayai hal ini. Ya, ini memang mitos belaka. Justru, ikan sangat dibutuhkan bagi ibu hamil untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak bayi dalam kandungan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School menunjukkan bahwa semakin banyak ikan yang dikonsumsi ibu hamil selama trimester kedua, semakin tinggi skor dari tes perkembangan mental bayi pada usia 6 bulan.
     Ikan sangat banyak mengandung asam lemak omega-3, terutama DHA (asam dokosaheksanoat). DHA ini sangat penting untuk membantu pertumbuhan otak dan sistem saraf anak dalam kandungan. Anda mungkin sering mendengar kandungan DHA dalam susu formula. Tapi, Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dalam ikan, terutama ikan berlemak seperti ikan salmon, tuna, dan sarden.
     Sarden merupakan yang terbaik karena mengandung lebih sedikit kontaminasi merkuri daripada ikan lain dan juga mengandung vitamin D. Vitamin D ini juga penting bagi Anda untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi bayi dalam kandungan. Sebaiknya konsumsi ikan setidaknya 2 porsi per minggu. Ini baik untuk Anda dan calon bayi Anda.

2. Bayam
     Bayam merupakan salah satu sayuran hijau yang mudah Anda dapatkan. Murah harganya tapi sangat besar manfaatnya. Bayam mengandung asam folat yang merupakan nutrisi penting bagi ibu hamil. Asam folat sangat dibutuhkan untuk membantu pembentukan awal otak dan sumsum tulang belakang bayi, membantu produksi DNA baru, dan untuk mengatur metabolisme sel. Selain itu, asam folat juga dapat bertindak sebagai antioksidan yang dapat melindungi jaringan otak bayi Anda dari kerusakan.
     Kekurangan asam folat saat kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi Anda mengalami cacat lahir. Anda disarankan untuk mencukupi kebutuhan asam folat selama kehamilan, bahkan sebelum hamil. Selain bayam, Anda bisa memeroleh asam folat dari sayuran hijau lainnya, seperti kale, brokoli, sawi hijau, selada, dan lain sebagainya.

3. Daging
     Banyak orang berpikir daging kurang baik karena bisa menyebabkan kegemukan, meningkatkan kolesterol, dan efek negatif lainnya. Tapi tunggu dulu, jangan terlalu beranggapan negatif terhadap daging karena sebenarnya daging mengandung banyak sekali nutrisi, seperti zat besi dan seng. Zat besi dan seng ini juga merupakan nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan otak bayi dalam kandungan.
     Zat besi berpengaruh dalam produksi senyawa dalam otak dan pembentukan myelin (untuk mempercepat komunikasi antar saraf di otak). Selain itu, zat besi juga dapat mendukung transpor oksigen dari ibu ke bayi dalam rahim. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan perkembangan mental anak terganggu. Sedangkan, seng dibutuhkan untuk membantu pembentukan sel-sel dan jaringan serta sangat penting untuk membangun struktur otak.
    Anda disarankan untuk makan daging (daging sapi, daging ayam, atau daging bebek) setidaknya satu atau dua porsi dalam sehari untuk mendapatkan nutrisi penting yang terkandung di dalamnya. Untuk menghindari dampak negatif dari daging, sebaiknya Anda memilih daging tanpa lemak. 




4. Telur
     Banyak dari kita hanya mengetahui telur sebagai salah satu sumber protein. Namun, lebih dari itu sebenarnya telur juga mengandung banyak zat gizi penting, seperti zat besi dan kolin. Kedua zat gizi ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak bayi dalam rahim. Manfaat zat besi untuk otak anak sudah dijelaskan di atas. Sedangkan, kolin bermanfaat dalam membantu perkembangan memori dan kemampuan belajar anak seumur hidup. Kolin bisa Anda dapatkan dalam kuning telur. 1 buah telur rebus bisa mengandung kolin sebanyak 113 mg, sedangkan kebutuhan kolin Anda per hari adalah 450 mg.

5. Susu dan Produk Susu
     Telah kita ketahui bahwa susu dan produk susu mengandung banyak kalsium yang diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak dalam kandungan. Selain itu, ternyata susu dan produk susu juga mengandung yodium. Yodium juga penting untuk perkembangan otak dan mental bayi dalam kandungan. WHO telah memperingatkan bahwa kekurangan yodium selama kehamilan dapat menyebabkan masalah keterlambatan mental.
     Anda bisa mendapatkan yodium dari susu dan yogurt, terutama greek yoghurt. Dalam 150 gram greek yoghurt, Anda bisa mendapatkan yodium sebanyak 50-100 mcg. Kebutuhan yodium Anda saat hamil adalah 220 mcg.

6. Kacang-kacangan
     Kacang-kacangan bisa Anda jadikan makanan ringan selama kehamilan. Selain kaya akan protein, niasin, asam lemak omega-3, dan asam folat, kacang-kacangan juga merupakan sumber yang baik untuk vitamin E. Vitamin E ini diperlukan untuk mendukung fungsi DHA dan juga untuk melindungi membran sel otak bayi dalam kandungan. Kacang-kacangan juga mengandung vitamin B6 yang dapat membantu fungsi otak normal karena dapat membantu komunikasi antar sel-sel otak.

7. Ubi
     Ubi mengandung betakaroten, di mana betakaroten juga diperlukan untuk perkembangan otak bayi dalam kandungan. Betakaroten ini akan diubah menjadi vitamin A oleh tubuh dan berfungsi untuk membantu perkembangan sistem saraf pusat bayi. Selain ubi, makanan lain yang juga mengandung betakaroten adalah wortel, kale, bayam, sawi hijau, labu kuning, dan lainnya. 

8. Alpukat
     Alpukat merupakan buah yang mengandung lemak baik dalam jenis asam lemak tidak jenuh tunggal. Lemak baik sangat diperlukan otak, karena otak yang sedang berkembang terdiri dari 60% lemak. Alpukat mengandung asam oleat dengan jumlah tinggi yang dapat membantu untuk membentuk dan memelihara myelin. Karena manfaatnya ini, alpukat menjadi salah satu buah yang disarankan untuk Anda konsumsi selama kehamilan.
     Makanan yang berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan otak postnatal balita dan anak. Otak balita tumbuh dan berkembang dengan pesat di tahun pertama kehidupannya. Mengajaknya aktif belajar dan melakukan aktivitas positif merupakan salah satu cara untuk optimalkan perkembangan otak balita. Mengonsumsi makanan sehat secara tepat juga penting bagi si Kecil. Makanan yang mengandung antioksidan, kolin, asam lemak omega 3 dan karbohidrat mampu membantu meningkatkan kesehatan otak si Kecil.




9. Antioksidan
     Nutrisi ini menjaga otak si kecil dari kerusakan akibat terjadinya cidera dan gangguan ringan yang dialami. Antioksidan bermanfaat untuk merawat saraf-saraf halus pada otak, serta menjaga neuron dan sel dari radikal bebas. Contoh makanan yang kaya akan antioksidan adalah stroberi, rasberi, bayam, kacang-kacangan dan biji-bijian. Anjuran sajian makanan yang mengandung antioksidan:
  • Konsumsi buah segar dengan yogurt rendah lemak.
  • Campurkan yogurt dan buah, tambahkan susu dan buatlah smoothie.
  • Gunakan potongan stroberi atau bluberi segar sebagai isi roti. Potongan buah segar lebih sehat dibandingkan selai.

10. Kolin
    Kolin adalah nutrisi yang penting untuk perkembangan otak dan fungsi ingatan si Kecil. Kolin membantu otak untuk berkomunikasi dengan seluruh anggota tubuh, melalui saraf-saraf. Contoh makanan yang mengandung kolin adalah telur (terutama kuningnya), brokoli, yogurt, daging, tofu dan kacang-kacangan. Anjuran sajian makanan yang mengandung kolin :
  • Menyajikan telur dadar.
  • Tumis tofu potongan dadu bersama daging dan brokoli, sajikan dengan mie soba.

11. Asam lemak esensial omega 3
    Lemak sehat yang terkandung di ASI ini sangat baik bagi perkembangan otak si Kecil. Omega 3 membantu mengoptimalkan perkembangan otak dan mata si Kecil, juga mampu membuat mood si Kecil jadi lebih stabil. Makanan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, udang, kerang, kacang-kacangan, telur yang diperkaya dengan omega. Anjuran sajian makanan yang mengandung omega 3:
  • Sajikan salmon fillet atau salmon salad yang dilengkapi dengan roti gandum.
  • Campurkan beberapa jenis kacang-kacangan, sereal gandum kering dan beberapa buah kering untuk cemilan sehat.

12. Karbohidrat Kompleks
    Karbohidrat kompleks adalah gandum utuh yang kaya serat. Ini sangat penting bagi fungsi otak si Kecil, karena karbohidrat kompleks merupakan bahan bakar utama bagi berjalannya fungsi otak. Di dalam tubuh karbohidrat bekerja sebagai sumber energi. Makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks antara lain, roti gandum utuh, pasta, biskuit, sereal, kentang, nasi merah. Anjuran sajian makanan yang mengandung karbohidrat kompleks:
  • Semangkuk sereal maupun oatmeal dengan susu rendah lemak.
  • Kentang panggang, disajikan bersama bawang putih dan salad.
  • Nasi putih yang dimakan dengan kari sayur.
  • Terung kukus yang dimakan bersama sambal.

Saturday, 27 November 2021

Makalah Hiegine Sanitasi dan Penjamah Makanan

BAB I
PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN HIGIENE SANITASI
     Pengertian hygiene menurut Depkes RI (2004), hygiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan subyeknya seperti mencuci tangan dengan air bersih dan sabun untuk melindungi kebersihan tangan, mencuci piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan. Penanganan makanan secara hygiene bertujuan untuk mengendalikan keberadaan pathogen dalam makanan. Menurut Widyawati (2002), hygiene adalah suatu pencegahan penyakit  yang menitik beratkan pada usaha kesehatan perseorangan atau manusia beserta lingkungan tempat orang tersebut berada.
Higiene
Gambar 1. Mencuci tangan
Sumber : radarhijau.com

    Sanitasi makanan adalah salah satu usaha pencegahan yang menitik beratkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat mengganggu atau merusak kesehatan, mulai dari sebelum makanan diproduksi, selama dalam proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk di konsumsikan kepada masyarakat atau konsumen. Menurut Depkes RI 2004, Sanitasi adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan lingkungan dari obyeknya. Misalnya, menyediakan air yang bersih untuk keperluan mencuci tangan, menyediakan tempat sampah untuk  mewadahi sampah agar sampah tidak dibuang sembarang.




B. TUJUAN HIGIENE DAN SANITASI
     Menurut Prabu (2008) sanitasi makanan bertujuan untuk menjamin keamanan dan kemurnian makanan, mencegah penjualan makanan yang akan merugikan pembeli, mengurangi pembeli, mengurangi kerusakan makanan. Higiene dan sanitasi makanan bertujuan untuk mengendalikan faktor makanan, tempat dan perlengkapannya yang dapat atau mungkin dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan lainnya.




C. PENGERTIAN PENJAMAH MAKANAN
     Penjamah makanan adalah seorang tenaga kerja yang menjamah mulai dari persiapan, mengolah, menyimpan, mengangkut maupun dalam penyajian makanan. Pengetahuan sikap dan tindakan seorang penjamah mempengaruhi kualitas makanan yang disajikan penjamah mempengaruhi kualitas makanan yang disajikan penjmah yang sedang sakit flu, demam dan diare sebaiknya tidak dilibatkan dahulu dalam proses pengolahan makanan. Jika terjadi luka penjamah harus menutup luka dengan pelindung kedap air misalnya, plester atau sarung tangan plastic (Kusmayadi, 2008). Syarat-syarat penjamah makanan (Depkes RI,2003) :
  1. Tidak menderita penyakit mudah menular, missal : batuk, pilek, influenza, diare, penyakit perut sejenisnya.
  2. Menutup luka (pada luka terbuka/bisul atau luka lainnya).
  3. Menjaga kebersihan tangan, rambut, kuku dan pakaian.
  4. Memakai celemek dan tutup kepala.
  5. Mencuci tangan setiap hendak menangani makanan.
  6. Menjamah makanan harus memakai alat/perlengkapan atau dengan atas tangan.
  7. Tidak merokok, menggaruk anggota badan (telinga,hidung, mulut dan bagian lainnya).
  8. Tidak batuk atau bersin dihadapan makanan jajanan yang disajikan dan atau tanpa menutup hidung atau mulut.



BAB II
PEMBAHASAN

     Upaya pengamanan atau hygiene dan sanitasi makanan pada dasarnya meliputi orang yang menangani makanan, tempat penyelenggaraan makanan, peralatan pengolahan makanan, proses pengolahan makanan, penyimpanan makanan dan penyajian makanan. Di Gorontalo masalah hygiene dan sanitasi makanan masih kurang di perhatikan, khususnya hygiene dan sanitasi makanan di pasar Jajan Kota Gorontalo. Pasar Jajan merupakan pasar tradisional yang menjajakan makanan di kota Gorontalo. Pasar Jajan ini, di bangun oleh pemerintah kota Gorontalo pada tahun 2005 dan di resmikan pada tahun 2006. Pasar Jajan kota Gorontalo berada dalam pengawasan Dinas pasar kota Gorontalo yang bertempat di pasar Sentral Kota Gorontalo lantai dua. Setiap harinya penjual makanan yang ada di pasar Jajan di kenakan pajak rutin, baik penjual yang aktif maupun penjual yang sudah tidak aktif. Pada tahun pertama konsumen atau pengunjung yang datang di pasar Jajan sangat banyak, setelah itu jumlah konsumen atau pengunjung yang datang menurun dari tahun ke tahun. Pasar jajan ini akan rame di kunjungi apabila ada pasar Senggol (pasar yang di selenggarakan oleh pemerintah kota Gorontalo menjelang hari raya Idul Fitri). Makanan yang di jajakan atau di jual di pasar Jajan yaitu, nasi goreng, bakso, ayam goreng, nasi putih, opor ayam, nasi kuning, ikan goreng, ikan bakar, dan masih banyak lagi. Pengolahan makanan yang di jajakan di pasar Jajan di olah atau di masak di pasar jajan. Penjamah makanan yang ada di pasar.
     Memperhatikan hygiene dan sanitasi saat mengolah makanan, yang sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/Menkes/PER/VI/2011. Hal ini di sebabkan karena kurangnya penyuluhan tentang persyaratan hygiene perilaku penjamah saat mengolah makanan oleh tim kesehatan yang ada di kota Gorontalo. Hygiene personal pada saat mengolah makanan sangat di perlukan agar menghasilkan makanan yang terhindar dari kuman dan terhindar dari efek fatal yaitu keracunan makanan. Pada saat mengolah makanan, penjamah menyediakan makanan dalam jumlah yang lumayan banyak. Dengan sedikitnya pengunjung atau konsumen yang datang menyebabkan makanan yang disediakan tidak laku terjual. Agar tidak mengalami kerugian, penjual menyimpan makanan yang tidak laku ini dalam lemari es dan kemudian esok harinya di panaskan lagi. Penyimpanan yang di lakukan dengan cara menggabungkan semua jenis makanan dalam 1 wadah tanpa memisahkannya. Hal ini menyebabkan bau makanan tidak enak lagi. Makanan yang telah di masak ini di simpan pula bersamaan dengan bahan makanan yang belum di olah atau bahan makanan yang mentah dalam 1 lemari es. Berdasarkan pada uraian diatas, hasil pengamatan pendahuluan dan pengamatan atau observasi awal peneliti menemukan masih kurangnya perhatian tentang hygiene dan sanitasi makanan serta hygiene personal saat mengolah makanan. Misalnya tidak mencuci tangan sebelum menangani makanan, tidak menutup kepala/tidak memakai topi, tidak memakai sarung tangan yang sekali pakai, tidak memperhatikan suhu penyimpanan makanan.
     Penyajian Makanan Berdasarkan pengamatan dilapangan cara penyajian makanan yang digunakan oleh penjamah makanan di pasar Jajan Kota Gorontalo sudah cukup baik. Ini terlihat dari upaya yang dilakukan penjamah makanan dalam menjaga makanan yang dipajang agar tidak dihinggap oleh lalat sudah sangat baik dimana makanan yang disajikan, ditempatkan ditempat khusus yang dilindungi oleh tirai dan diberi pencahayaan yang cukup. Gamman dan Sherrington (1992) menyatakan bahwa menyentuh pangan secara langsung pada saat menyajikan pangan harus sedapat mungkin dihindari untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang.
     Pakaian yang bersih dan rapi serta bersikap sopan dalam melayani tamu yang datang. 4. Kesimpulan dan Saran Permenkes No. 1096/Menkes/PER/VI/2011 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek hygiene dan sanitasi makanan di pasar Jajan ditinjau dari aspek pengolahan makanan masih rendah yaitu hanya mencapai skor 42.86% sedangkan aspek hygiene dan sanitasi makanan di pasar Jajan ditinjau dari aspek penyimpanan makanan masih sangat rendah yaitu hanya mencapai skor 25.00% dan aspek hygiene dan sanitasi makanan di pasar Jajan ditinjau dari aspek penyajian makanan sudah baik yaitu mencapai skor 92,9%. Aspek hygiene dan sanitasi makanan di pasar Jajan dilihat dari aspek pengolahan dan penyimpanan makanan masing-masing masih sangat rendah sedangkan ditinjau dari aspek penyajian makanan sudah baik. Bagi penjamah makanan di pasar Jajan Kota Gorontalo diharapkan lebih meningkatkan pengetahuan mengenai hygiene dan sanitasi, penjamah makanan lebih aktif memperhatikan sarana maupun media untuk peningkatan pengetahuan tersebut dapat diperoleh melalui media massa, informasi dari masyarakat sekitar dapat juga melalui pelatihan-pelatihan maupun melalui penyuluhan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Bagi Dinas Kesehatan Kota Gorontalo diharapkan dapat meningkatan frekuensi sosialisasi yang lebih rutin terutama penyuluhan atau penyampaian informasi dan pelatihan guna meningkatkan pengetahuan penjamah makanan agar memperhatikan hygiene dan sanitasi perorangan sebagai langkah pencegahan kontaminasi pada makanan mengingat rendahnya pengetahuan penjamah makanan mengenai hygiene dan sanitasi perorangan dan makanan.




BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa :
  1. Hygiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan subyeknya seperti mencuci tangan dengan air bersih dan sabun untuk melindungi kebersihan tangan, mencuci piring untuk melindungi kebersihan piring, membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan. Penanganan makanan secara hygiene bertujuan untuk mengendalikan keberadaan pathogen dalam makanan. 
  2. Agar makanan tetap aman dan sehat diperlukan beberapa cara yang meliputi penyimpanan,pencegahan kontaminasi dan pembasmian organism dan toksin.
  3. Kontaminasi pada makanan mengingat rendahnya pengetahuan penjamah makanan mengenai hygiene dan sanitasi perorangan dan makanan.



Tuesday, 23 November 2021

GMO : Pengertian, Keuntungan dan Kekurangannya

Apa itu GMO (Genetically Modified Organism) ?

     Genetically modified organism (GMO) merupakan organisme yang gen-gennya telah diubah dengan menggunakan teknik rekayasagenetika. Perkembangan produk GMO semakin lama semakin meningkat karenakebutuhan dan permintaannya yang tinggi.Kehadiran tanaman transgenik memegang peran penting dalam ketahanan pangan nasional. Hal ini disebabkan adanya pertambahan jumlah penduduk dunia yang tidak berbanding lurus dengan ketersediaan lahan pertanian (Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, 2015).
Gambar 1. GMO
Sumber : Shutterstock.com


     Produk rekayasa genetika diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu generasi pertama: satu sifat; generasi kedua: kumpulan sifat; generasi ketiga dan keempat: near-intragenic, intragenic, dan cisgenic. Adapun produk rekayasa genetika pada tanaman di Indonesia diantaranya adalah pepaya, tebu, tomat, singkong, jagung, dan kentang (Rahayu,2015)




Apa saja keuntungan dan kekurangan GMO ?

a. Keuntungan  Pemanfaatan Genetically Modified Organism (GMO)
     Keuntungan pangan hasil rekayasa genetika antara lain meningkatkan efisiensi dan produktivitas, nilai ekonomi produk, memperbaiki nutrisi, nilai palatabilitas dan meningkatkan masa simpan produk15. Dampak positif tersebut didapatkan dari hasil bioteknologi di bidang pertanian dan pangan. Di bidang farmasi dan kedokteran, hasil bioteknologi yang terdiri dari kedokteran regeneratif, terapi gen, kloning terapeutik dan penggunaan bahan organik yang tepat dapat mengobati dan menyembuhkan penyakit. Selain itu, bioteknologi di bidang industri juga membawa manfaat tersendiri (Zakki, 2009).
b. Kekurangan Pemanfaatan GMO (Genetically Modified Organism)
    Menurut Brander, 2002. Dalam pemanfaatannya tanaman transgenik dapat menimbulkan alergi dan keracunan, merusak lingkungan, resistensi antibiotik, penyebaran gen-gen tertentu kepada tanaman nonsasaran melalui persilangan dan pemencaran. Sedangkan resiko yang perlu diperhatikan dari pengembangan GMO’s antara lain: kemungkinan terjadinya gangguan pada keseimbangan ekologi, terbentuknya resistensi terhadap antibiotik, dikuatirkan dapat terbentuknya senyawa toksik, allergen atau terjadinya perubahan nilai gizi. Proses pembuatan GMO’s (bioteknologi) dapat dimungkinkan terjadinya perubahan senyawa pada organisme yang bersangkutan, sehingga dapat menjadi toksin ( Zakki, 2009).




Bagaimana perkembangan GMO di Indonesia dan dampaknya?

    Dalam pengembangannya sampai saat ini GMO masih menimbulkan pro kontra(kontroversi) di tengah-tengah masyarakatdunia, baik yang terjadi di negara dimana GMO dikembangkan maupun di negara- negara pengguna produk GMO.Kontroversi yang sangat tajam justru terjadi di kalangan para ilmuwan, masing- masing kelompok bertahan pada alasa nyang dapat diterima secara ilmiah (Dano,2007).
    Kelompok yang pro GMO beralasan bahwa ada potensi tak terbatas dalam rekayasa genetika yang bermanfaat untuk mengurangi penggunaan pestisida, mengatasi kekurangan pangan, dan menghasilkan makan-makanan yang lebih bergizi serta obat-obatan. Kelompok yang kontra/menolak berpendapat produk pangan dan obat-obatan GMO belum diyakini aman untuk dikonsumsi karena masih menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.Dampk negatif lainnya bagi para petani khususnya adalah sangat merugikan mereka, karena petani non GMO tidak mampu meningkatkan produktifitas yang lebih menguntungkan (Hardinsyah, 2000). Semua dampak negatif tersebut sampai saat ini kurang mendapat perhatian pemerintah dan ilmuwan seperti yang dilaporkan oleh Dano (2007).
    Menurut jurnal kesehatan, akibat makanan transgenik ini tidak begitu kelihatan jika dikonsumsi oleh manusia, oleh karena itu ahli biologi menguji cobakan terhadap tikus, dan hasilnya mencengangkan : tikus menjadi mandul, lemah, gerak lakunya lamban, terdapat sel kanker di otak dan saluran cernanya. Contohnya adalah kedelai yang dikonsumsi di Indonesia sebagian besar adalah impor dari AS. Padahal kedelai AS hasil rekayasa genetik (GMO) dari Monsanto. GMO (Genetically Modified Organism) atau Makhluk Hidup hasil Rekayasa Genetik sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan penyakit baru. Selain itu rekayasa genetik juga melanggar hukum Sunatullah (hukum dasar penciptaan) karena merusak susunan keseimbangan alam semesta.
    Contoh lainnya adalah tanaman jagung dengan “diubah dan disesuaikan”, sehingga menjadi lebih unggul, semisal tahan hama, tahan penyakit, dan lebih banyak menghasilkan panen, atau menambah ”gemuk” Induksi transgenic tomat ini merupakan kegiatan pengcloningan tanaman tomat dimana menggunakan tomat jasmonat reistent dengan satu eksperesi gen yang bertujuan untuk menunda atau menghambat kolonisasi bakteri ralstonia solanacearum Dengan demikian, mekanisme molekuler yang mendasari resistensi tomat terhadap Ralstonia solanacearum tetap tidak diketahui.Hasil dari transgenic ini menghasilkan tomat yang dapat  Memperpanjang masa simpan tomat selama proses distribusi tanpa mengubah rasa alami tomat, sehingga memungkinkan tomat dapat dikemas dan dikirim dalam jangka waktu lebih lama. Kemudian Meminimalisir biaya pengemasan saat dipasarkan ke daerah yang lebih jauh.



DAFTAR PUSTAKA
Brandner, D.L. 2002. Detection of Genetically Modified Food: Has Your Food Been Genetically Modified. The American Biology Teacher. 64 (6): 433-442.

Dano, E. C. 2007. Potential Socio-Economic, Cultural and EthicalImpacts of GMOs: Prospects forSocio-Economic Impact Assessment. TWN (ISBN: 978-983-2729-23-5), 3thWorld Network, Penang Malaysia. Pp32.Dresbach, S.H., H. Flax, A. Sokolowski.

Hardinsyah. 2000. Potensi Kekuatan danKelemahan Produk Pangan HasilRekayasa Genetika. Makalah padaSeminar Pangan Rekayasa Genetika.Kolaborasi, Bogor.

Kementrian Pertahanan Republik Indonesia. (2015). Buku putih pertahanan Indonesia. Jakarta, Indonesia: Kementrian Pertahanan Republik Indonesia.

Rahayu,  T.  (2015).  Indonesia  agricultural biotechnology annual. Indonesia.

Zakki Adlhiyati, S.H. 2009. Produk Rekayasa Genetika (Gmo/Genetically Modified Organism) Sebagai Subjek Perlindungan Paten Dan Perlindungan Varietas Tanaman. [Tesis]. Semarang. Program Magister Ilmu Hukum Universitas Diponegoro.


Sunday, 21 November 2021

Bahaya Obesitas : Pengertian, Gejala, Penyebab dan Pencegahan

Apa itu Obesitas?

     Obesitas atau kegemukan mempunyai  pengertian  yang  berbeda-beda bagi setiap orang. Terkadang kita sering dibuat bingung dengan pengertian obesitas dan overweight, padahal kedua  istilah  tersebut  mempunyai pengertian yang berbeda. Obesitas adalah suatu kondisi kelebihan  berat tubuh akibat tertimbunnya lemak, untuk pria dan wanita masing- masing melebihi 20% dan 25% dari berat tubuh  dan  dapat  membahayakan kesehatan. Sementara overweight  (kelebihan  berat  badan,  kegemukan) adalah keadaan dimana Berat Badan seseorang melebihi  Berat  Badan normal. Para dokter-dokter memiliki definisi tersendiri tentang obesitas, di antaranya  yaitu:
  • Suatu   kondisi   dimana lemak tubuh  berada   dalam  jumlah  yang berlebihan
  • Suatu penyakit  kronik yang dapat diobati
  • Suatu penyakit  epidemik (mewabah)
  • Suatu  kondisi  yang  berhubungan  dengan penyakit-penyakit  lain dan dapat menurunkan kualitas hidup
  • Penanganan  obesitas   membutuhkan  biaya   perawatan  yang  sangat tinggi.
 
Gambar 1. Penyakit Obesitas
Sumber : Litbang Kemendagri

     Kegemukan  (obesitas) didefinisikan  sebagai  kelebihan   akumulasi lemak rubuh sedikitnya 25% dari berat rata-rata untuk usia., jenis kelamin, dan tinggi badan. Prognosis umum untuk peningkatan dan mempertahankan penurunan berat badan buruk. Namun, keinginan pola hidup lebih sehat dan penurunan factor risiko  sehubungan  dengan ancaman penyakit  terhadap hidup memotivasi beberapa orang untuk mengikuti diet  dan  program penurunan berat badan. Obesitas juga merupakan suatu keadaan patologis dengan terdapatnya penimbuan lemak yang berlebihan daripada yang diperlukan untuk fungsi tubuh. Masalah  gizi  karena  kelebihan  kalori biasanya disertai kelebihan lemak dan protein hewani, kelebihan serat dan mikro nutrien.
     Obesitas terjadi karena adanya kelebihan energi yang disimpan dalam bentuk jaringan lemak.  Gangguan  keseimbangan  energi  ini  dapat disebabkan oleh faktor eksogen (obesitas primer) sebagai akibat nutrisional (90%) dan faktor endogen (obesitas sekunder) akibat adanya kelainan hormonal,  sindrom atau defek genetik (meliputi  10%).
 



Apa saja tipe-tipe obesitas?

Tipe pada obesitas dapat dibedakan menjadi  2  klasifikasi yaitu :

1. Tipe Obesitas Berdasarkan Bentuk Tubuh
a. Obesitas tipe buah apel (Apple Shape)
Type seperti ini biasanya terdapat pada pria.  dimana  lemak tertumpuk di sekitar perut. Resiko kesehatan pada tipe  ini  lebih tinggi dibandingkan dengan tipe buah pear (Gynoid),
b. Obesitas tipe buah pear (Gynoid)
Tipe ini cenderung  dimiliki  oleh  wanita,  lemak  yang ada  disimpan di sekitar pinggul dan bokong. Resiko terhadap penyakit pada tipe gynoid umumnya  kecil.
c. Tipe Ovid (Bentuk Kotak Buah)
Ciri dari tipe ini adalah "besar di seluruh bagian badan". Tipe Ovid umumnya  terdapat pada orang-orang yang gemuk secara genetic.

2. Tipe Obesitas Berdasarkan Keadaan Sel Lemak
a. Obesitas Tipe Hyperplastik
Obesitas terjadi karena jumlah sel lemak yang lebih banyak dibandingkan keadaan normal.
b. Obesitas Tipe Hypertropik
Obesitas terjadi karena ukuran sel lemak menjadi lebih besar dibandingkan keadaan normal,tetapi jumlah sel tidak bertambah banyak dari normal.
c. Obesitas Tipe Hyperplastik  Dan Hypertropik
Obesitas terjadi karena jumlah dan ukuran  sel  lemak  melebihi normal. Pembentukan sel lemak baru terjadi segera setelah derajat hypertropi  mencapai  maksimal  dengan  perantaraan  suatu  sinyal yang dikeluarkan oleh sel lemak yang mengalami hypertropik



Bagaimana gejala-gejala akibat adanya obesitas?
     
     Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan di dalam dinding dada  bisa  menekan  paru-paru,  sehingga  timbul  gangguan pernafasan dan sesak  nafas, meskipun penderita hanya melakukan aktivitas yang ringan. Gangguan pernafasan bisa terjadi pada saat tidur dan menyebabkan terhentinya pernafasan untuk sementara waktu (tidur apneu), sehingga   pada   siang   hari   penderita    sering    merasa    ngantuk. Obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk  osteoartritis  (terutama  di  daerah pinggul, lutut dan pergelangan  kaki).  Juga  kadang  sering  ditemukan kelainan kulit.
     Seseorang yang menderita  obesitas  memiliki  permukaan  tubuh  yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga  panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak. Sering ditemukan edema (pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan) di daerah tungkai dan pergelangan  kaki.




Apa yang menyebabkan timbulnya obesitas?

     Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. Penyebab terjadinya ketidakseimbangan antara  asupan dan pembakaran  kalori   ini   masih   belum   jelas. Terjadinya  obesitas melibatkan beberapa faktor :

a. Faktor Makanan
Jika seseorang mengkonsumsi makanan dengan kandungan energi sesuai yang dibutuhkan tubuh, maka tidak ada energi yang disimpan.sebaliknya  jika  mengkonsumsi  makanan  dengan   energi melebihi yang dibutuhkan tubuh, maka kelebihan energi akan disimpan, Sebagai cadangan energi terutama sebagai lemak seperti telah diuraikan diatas.

b. Faktor Keturunan
Penelitian pada manusia maupun hewan menunjukan bahwa obesitas terjadi karena faktor interaksi gen dan lingkungan.

c. Faktor Hormon
Menurunya hormon tyroid dalam tubuh akibat menurunya fungsi kelenjar tyroid akan mempengaruhi metabolisme dimana kemampuan menggunakan energi akan berkurang.

d. Faktor Psikologis
Pada beberapa individu akan makan lebih banyak dari biasa bila merasa diperlukan suatu kebutuhan khusus untuk keamanan emosional (security food).

e. Gaya Hidup (Life Style) yang Kurang Tepat
Kemajuan sosial ekonomi, teknologi dan informasi yang global telah menyebabkan perubahan gaya hidup yang meliputi pola pikir dan sikap, yang terlihat  dari pola kebiasaan makan dan beraktifitas  fisik.

f. Pemakaian Obat-Obatan
Efek samping  beberapa  obat  dapat  menyebabkan meningkatnya berat badan, misalnya  obat kontrasepsi.




Bagaimana cara pengukuran obesitas?

a. Pengukuran Secara Antropometri
- Body Mass Index (BMI) Body Mass Index (BMI)
adalah sebuah ukuran “berat terhadap tinggi” badan yang umum digunakan untuk menggolongkan orang dewasa ke dalam kategori Underweight (kekurangan berat badan), Overweight (kelebihan berat badan) dan Obesitas (kegemukan).
- RLPP (rasio lingkar  pinggang dan pinggul)
Untuk menilai timbunan lemak perut dapat digunakan cara  lain, yaitu dengan mengukur rasio lingkar pinggang dan pinggul (RLPP) atau mengukur lingkar pinggang  (LP).  Rumus  yang  digunakan  cukup sederhana yaitu : Sebagai patokan, pinggang berukuran ≥ 90 cm merupakan tanda bahaya bagi pria, sedangkan  untuk  wanita  risiko tersebut   meningkat   bila   lingkar  pinggang  berukuran  ≥   80  cm.  Jadi “Jangan  hanya  menghitung  tinggi  badan,  berat  badan  dan  IMT  saja, lebih baik jika disertai dengan mengukur  lingkar  pinggang”.
- Indeks BROCCA
Salah  satu  cara  lain  untuk  mengukur  obesitas  adalah  dengan menggunakan indeks Brocca, dengan rumus sebagai berikut: Bila  hasilnya:  90-110%  =  Berat  badan  normal  110-120%  = Kelebihan berat badan (Overweight)  > 120% = Kegemukan (Obesitas)

b. Pengukuran Secara Laboratorik
- BOD POD
- DEXA (dual energy X-ray absorptiometry)

c. Bioelectric  Impedance Analysis  (analisa  tahanan bioelektrik)



Bagaimana mekanisme terjadinya obesitas?
  
    Makanan yang adekuat, yang di sertai dengan ketidak seimbangan antara intake dan out put yang keluar – masuk dalam tubuh akan menyebabkan akumulasi timbunan  lemak  pada  jaringan  adiposa khususnya jaringan subkutan. Apabila hal  ini  terjadi  akan  timbul berbagai masalah, diantaranya Timbunan lemak pada  area  abdomen yang emnyebabkan tekanan pada otot-otot diagfragma  meningkat.




Penyakit apa saja yang ditimbulkan oleh obesitas?

1. Diabetes Mellitus
Ini terjadi karena resistensi insulin. Simpanan adiposa yang tinggi pada orang gemuk mengaktifkan paling tidak salah  satu  enzim,  yaitu lipoprotein lipase yang meningkatkan konsentrasi asam lemak  bebas dalam darah. Konsentrasi tinggi asam lemak  bebas  menstimulasi pelepasan sitokin seperti TNF-a (tumor necrosis factor-alpha) yang memicu resistensi  insulin  sehingga  kadar  glukosa  darah  meningkat. Orang gemuk  dengan BMI  di atas  25, tiap peningkatan BMI 1 angka mempunyai kecenderungan menjadi  kencing  manis  sebesar  25%. Dengan bertambahnya ukuran lingkaran perut dan  panggul,  terutama pada obesitas tipe sentral atau android, dapat menimbulkan resistensi insulin.  Sebanyak 90% penderita diabetes tipe

2. Hipertensi
Lebih dari 75% kasus hipertensi berhubungan langsung dengan obesitas. Hipertensi terjadi karena peningkatan plasma darah pada orang yang obesitas meningkat sebanyak 10-20% dan penyumbatan oleh lemak sehingga jantung memompa darah dengan cepat sehingga terjadi hipertensi. Tekanan darah tinggi atau di atas 140/90 mm Hg, terdapat pada lebih dari sepertiga orang obesitas.

3. Penyakit Jantung Koroner
Obesitas dapat menyebabkan penyakit jantung koroner melalui berbagai cara, yaitu dengan cara perubahan lipid darah, yaitu peninggian kadar kolesterol  darah,  kadar  LDL-kolesterol  meningkat  (kolesterol  jahat, yaitu zat yang mempercepat penimbunan kolesterol pada  dinding pembuluh darah),  penurunan  kadar  HDL-kolesterol  (kolesterol  baik, yaitu zat yang mencegah terjadinya penimbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah) dan hipertensi.

4. Stroke
Seiring dengan meningkatnya tekanan darah, gula dan  lemak  darah, maka orang obesitas sangat mudah terserang stroke. Ini dikarenakan adanya sumbatan pada pembuluh darah yang disebabkan  oleh  lemak yang mengendap di pembuluh darah sehingga menyebabkan  hipertensi yang kalau lama dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan pembuluh darah dan menjadi pendarahan.

5. Sleep Apnea
Diantara para pasien yang menderita sleep apnea, sekitar 60%  sampai 70% adalah orang yang menderita obesitas. Akibat kegemukan menyebabkan kesukaran bernafas terutama pada waktu tidur malam (sleep apnea), keadaan yang berat dapat menimbulkan penurunan kesadaran sampai koma. Selama peristiwa sleep  apnea,  saluran pernafasan atas terhalang, menghambat atau  menghentikan  pernafasan dan menyebabkan kadar oksigen dalam darah berkurang  dan meningkatkan tekanan darah. Orang tersebut harus  segera  dibangunkan dan kembali bernafas, sehingga kadar oksigen dalam darah dan aliran darah ke otak kembali normal. Gejala dari sleep apnea meliputi perasaan lelah dan mengantuk walaupun sudah tidur selama 8 jam,  mendengkur yang keras sehingga  mengganggu orang lain dan nafas berhenti.

6. Osteoartritis
Osteoartritis biasanya terjadi pada obesitas, umumnya pada sendi-sendi besar penyanggah berat badan, misalnya lutut dan kaki, yang akan membuat sendi bekerja lebih berat. Karena  sendi  tersebut  bekerja dengan keras maka terjadi penurunan fungsi sendi.

7. Batu Empedu
Terjadi karena hati menghasilkan kolesterol, yang merupakan lemak, terlalu banyak daripada asam-asam, yang berfungsi sebagai pelarut, dan lecithin, yang berfungsi sebagai pengemulsi antara lemak  dan  asam- asam empedu tesebut, sehingga beberapa kolesterol tersebut tidak larut dan membentuk partikel kolesterol yang akhirnya menjadi batu empedu. Pada obesitas dengan BMI diatas 30 didapatkan kecenderungan timbul batu empedu dua kali lipat dibandingkan orang normal; pada obesitas dengan BMI lebih dari 45, ditemukan angka 7 kali lipat.

8. Kanker Payudara
Wanita yang telah menopause  lebih  berisiko  mengalami  kanker payudara. Ini terjadi karena pada wanita menopause yang  obesitas terjadi peningkatan estrogen yang  dihasilkan  dari  jaringan  lemak. Karena jaringan  lemak  terlalu banyak  maka  menghasilkan  estrogen dalam jumlah yang besar sehingga berpengaruh terhadap  kanker payudara.




Bagaimana cara pencegahan obesitas?

     Obesitas seharusnya dapat dicegah sedini mungkin. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara:
Usia rekomendasi :
1. 0 – 1 tahun
ASI sangat membantu dalam  menjaga  peningkatan  berat  badan.  Bayi dengan ASI dapat mengontrol kapan ingin mengkonsumsi dan mengikuti keinginannya  sendiri ketika lapar.

2. 2- 6 tahun
Sedini mungkin kenalkan dengan kebiasaan yang sehat.  Ajak  anak  untuk lebih aktif dan berikan beragam makanan  sehat.  Mungkin  butuh  usaha lebih agar anak dapat menerima beragam  makanan,  namun  jangan menyerah.

3. 7 – 12 tahun
Rangsang anak agar lebih aktif setiap hari, dapat dengan kegiatan berkelompok  seperti  olahraga  atau  permainan-permainan  sehat  lainnya. Ajak anak juga tetap aktif dirumah, melalui kegiatan  seperti  berjalan, bermain di halaman dan juga ajak mereka untuk terlibat ketika membuat makanan sehat.

4. 13-17 tahun
Remaja cenderung menyukai makanan siap saji.  Cobalah  untuk mengarahkan mereka untuk beralih menyukai makanan yang lebih sehat seperti buah, sayur, serealia. Batasi makanan siap saji dengan kalori tinggi. Ajak untuk lebih aktif setiap hari, jika anak  Anda  tidak  ikut  serta dalam klub olahraga, sarankan mengikuti  kegiatan  yang  lebih  individual  seperti lari pagi, bersepeda, berenang, dan lain-lain.

5. Segala usia
Kurangi waktu untuk menonton TV, komputer dan video game  serta kurangi camilan pada saat melakukan kegiatan tersebut. Berikan makanan sehat sesering mungkin. Coba untuk selalu memberikan buah dan sayuran, dan ajak anak untuk selalu sarapan setiap hari. Tetap rangsang anak untuk melakukan berbagai macam aktivitas. Namun jangan paksa anak pada satu jenis olahraga atau aktivitas, tapi bantulah mereka untuk menemukan yang mereka suka dan dukung mereka.



Bagaimana penatalaksanaanya?

Penatalaksanaan obesitas dapat  dilakukan dengan berbagai cara antara lain yaitu :
1. Diet
Dianjurkan diet dengan rendah kalori tetapi cukup gizi, ialah 1520 kalori/kg.bb.,dengan komposisi 20% protein, 65% karbohidrat dan 15% lemak, komposisi tersebut mirip dengan komposisi diet B1  dari Askandar. Diet yang tak lazim misalnya diet hanya dengan protein saja (tiger diet), diet tidak makan nasi sama sekali, pada saat sekarang ini tidak sesuai lagi.

2. Olah Raga
Di samping mempercepat metabolisme, juga dapat membuat kondisi tubuh lebih segar dan dapat menambah estetika. Olah raga dimaksudkan agar jumlah  kalori  yang  dikeluarkan  tubuh  lebih  banyak  daripada jumlah kalori yang masuk. Dengan olah raga yang baik akan terjadi peningkatan metabolisme.

3. Obat-obatan
Obat-obatan yang banyak digunakan untuk obesitas terdiri dari obat penahan nafsu makan di antaranya alah golongan amfetamin, obat yang meningkatkan/mempercepat   metabolisme   tubuh   misalnya    preparat tiroid,  obat  pemacu  keluarnya  cairan  tubuh  misalnya   diuretika; pencahar. Namun obat-obat tersebut bila digunakan  dalam  jangka panjang akan menyebabkan efek samping sangat merugikan tubuh. Oleh karena itu penggunaannya  sebaiknya disertai kontrol ketat.

4. Pembedahan
Operasi  jejuno-ileal  by-pass  dilakukan memotong sebagian usus halus yang menyerap makanan,  tetapi  resikonya  cukup  besar  sehingga hal tersebut harus dilakukan dengan indikasi yang cukup kuat, yaitu apabila obesitas tak dapat diobati dengan tindakan konservatif. Operasi pengambilan jaringan lemak (adipektomi), lebih  cenderung  bersifat estetika.