Tuesday, 16 November 2021

Pengertian Hepatitis A

Apa itu Hepatitis A?
     
     Hepatitis A adalah penyakit yang menyerang organ Hepar yang disebabkan oleh VHA. Hepatitis A dapat menyebabkan sakit ringan hingga berat. Pada umumnya penyebaran terjadi secara fekal-oral ketika seseorang mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja seseorang yang terinfeksi VHA. VHA bersifat termostabil, tahan asam, dan tahan terhadap cairan empedu. Hepatitis A juga merupakan jenis hepatitis yang paling ringan dan paling mudah penularannya serta tidak menutup kemungkinan akan berubah atau masuk ke tingkat yang lebih parah seperti hepatitis B atau hepatitis C. Jika tidak dilakukan intervensi segera, anak-anak yang sehat agar tetap sehat dan anak-anak yang rentan dapat terhindar dari faktor-faktor penyebab terjangkitnya hepatitis A.

Penyakit
Gambar 1. Hepatitis A (ilustrasi)

     Hepatitis A adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Penyebaran virus ini terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh feses orang yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, lemas, hilang napsu makan, kulit dan sklera mata berubah menjadi kuning, demam, dan gejala lainnya. Proses penyembuhan penyakit ini membutuhkan waktu sekitar beberapa minggu hingga beberapa bulan. Hal ini dapat menimbulkan dampak sosioekonomi dalam masyarakat.
      Secara global didapatkan sekitar 1,4 juta kasus baru infeksi virus hepatitis A pertahun. Hepatitis A merupakan yang umum terjadi di seluruh dunia dimana infeksi virus hepatitis A lebih sering mengenai anak-anak. Didaerah dengan 4 musim, infeksi virus hepatitis A terjadi secara epidemik musiman yang puncaknya terjadi pada akhir musim semi dan awal musim dingin. Didaerah tropis, puncak insidensi pernah dilaporkan cenderung terjadi selama musim hujan dan pola epidemik siklik berulang setiap 5-10 tahun sekali yang mirip dengan penyakit virus lainnya.
     Hepatitis A dapat dicegah dengan vaksin. Menyebar dari makanan atau air yang terkontaminasi, atau kontak dengan seseorang yang terinfeksi. Gejala berupa kelelahan, mual, nyeri perut, gangguan nafsu makan, dan demam ringan. Kondisi ini akan hilang sendiri dalam waktu satu atau dua bulan. Istirahat dan hidrasi yang cukup dapat membantu. 
Infeksi Virus Hepatitis A menyebabkan peradangan akut pada liver dan merupakan penyakit yang perkembangannya terbatas dengan gejala yang bertahan selama beberapa minggu sebelum orang yang bersangkutan pulih sepenuhnya. Infeksi ini menyebabkan kekebalan tubuh seumur hidup.
     Hepatitis A, yang dahulu dinamakan hepatitis infeksiosa, disebabkan oleh virus RNA dari family enterovirus. Masa inkubasi virus Hepatitis A diperkirakan berkisar dari 1 hingga 7 minggu dengan rata-rata 30 hari. Perjalanan penyakit dapat berlangsung lama, dari 4 minggu hingga 8 minggu. Virus Hepatitis A hanya terdapat dalam waktu singkat di dalam serum, pada saat timbul ikterik kemungkinan pasien sudah tidak infeksius lagi (Smeltzer, 2001)




Bagaiamana gejala orang yang terkena penyakit Hepatitis A?

     Penyebab hepatitis A utamanya berasal dari infeksi virus hepatitis A (HAV). Virus tersebut dapat menginfeksi sel-sel hati dan memicu peradangan. Ketika hati sudah meradang, kinerja organ yang berfungsi mengambil sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu ini bisa terganggu. Virus hepatitis bisa bertahan perairan laut, air tawar, air pembuangan, dan tanah sampai satu bulan. Gejala Hepatitis antara lain yaitu :
  1. Lelah Kerap mual dan muntah
  2. Perut terasa tidak nyaman
  3. Sakit perut sebelah kanan atas di bawah tulang rusuk
  4. Tidak selera makan Demam ringan Urine berwarna gelap
  5. Nyeri sendi Kulit dan bagian putih mata menguning Gatal-gatal.
    Cara penularan virus hepatitis A yang paling umum adalah lewat makanan dan minuman yang terkontaminasi kotoran penderita. Berbeda dengan Covid-19 atau infeksi virus corona dan flu, virus ini tidak menyebar melalui bersin, batuk, atau percikan cairan dari saluran pernapasan. Virus Hepatitis A ditularkan melalui:
  1. Kontak darah, penggunaan obat dan kontak seksual (khususnya antara pria homoseksual) dengan orang yang terinfeksi.
  2. Mengkonsumsi kerang dari air yang terkontaminasi dengan air pembuangan kotoran.
  3. Kontak langsung dengan makanan, minuman atau benda yang terkontaminasi kotoran (tinja) orang yang terinfeksi.



Bagaimana cara pencegahan Hepatitis A?
     
     Pencegahan Hepatitis A dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, umumnya dapat dilakukan dengan : 
  1. Selalu menjaga kebersihan tangan. Caranya adalah mencucinya dengan sabun dan air bersih.
  2. Jangan pernah berbagi barang-barang yang sifatnya pribadi.
  3. Minimalisasi jajan di pinggir jalan yang tidak terjamin kebersihannya.
  4. Selalu memasak makanan hingga matang.
  5. Selalu hindari konsumsi makanan mentah dari air yang tercemar

No comments:

Post a Comment